Tak faham sebab tak kenal

Tiada kenal, tiada faham

Every one can called him the crazy, but for him he is not. He dont have anything to think, so he can be a health man because the disease came from the mind. You may say anything and he never care about your words, he happy, he enjoyed..

________________________________

Sudah beberapa hari ini, beberapa menit menjelang berbuka diwaktu magrib, Engku Malin akan mengaji di surau sebelah rumah dengan segala kepandaiannya. Ayah, bunda, serta adik-adik kami hanya tersenyum-senyum saja dibuatnya. Sebab kelakuan Engku Malin nan tiada biasa itu telah mereka maklumi.

Dari kedua adik serta orang tua kami, kami dapatkan kisah kalau Engku Malin telah hilang akalnya, kurang sehelai, terbalik otaknya, atau engku, rangkayo, serta encik sekalian mengenalnya dengan istilah “Gila” atau crazy kata kawan kami. (more…)

Pak Kari Pergi ke Bandar

Pemandangan dari puncak bangunan pasar mewah

Terkenang dengan Kisah Pak Kari pergi bertualang ke Singapura. Dahulu kisah itu kami baca pada buku pelajaran Bahasa Indonesia tatkala kami masih bersekolah. Hanya saja kami lupa apakah semasa bersekolah SD, MTs (SMP), atau SMA. Nan terakhir kami ragu, kemungkinan tiada mungkin di SMA.

Kisah itu menceritakan lelaki udik bertandang ke bandar besar serupa Singapura. Masa itu amatlah mudah masuk ke Singapura tiada serupa sekarang. Kisahnya lawak namun menurut kami menohok orang-orang pandir yang gemar bersikap berlagak pintar.

Dan kisah itulah nan kami dapati pada diri ketiga orang udik ini. Datang ke bandar besar dengan penuh ketakutan dan cemas akan perbuatan manusia sekarang. Kena culik, kena rampok, kena tikam, kena hantam dan berbagai fikiran nan buruk-buruk lainnya. Namun nan mereka perlihatkan ialah sikap nan berlainan, tiada hendak mereka dikatakan orang udik. (more…)