Beraya berkeluarga

Picture: http://penamerdeka-52e3.kxcdn.com

Beraya ialah masanya berkumpul sanak keluarga, suatu hari bertuah nan dapat mempertemukan segenap sanak keluarga. Dihari biasa tiada dapat bersua karena sibuk dengan untung perasaian masing-masing. Masa inilah kita dapat saling silau menyilau, memperkenalkan kepada anak pertalian kerabat nan dimiliki, serta mempertemukan kembali dan renggang.

Beberapa masa nan silam kami membaca sebuah postingan seorang kawan di jejaring sosial:

Ah sedapnya beraya beramai-ramai bersama keluarga besar, adik dan kakak, ipar dan bisan, anak dan menantu, serta nenek dengan cucunya. Ramai rumah itu dibuatnya. Apalah daya awak nan hanya keluarga kecil sahaja, tak serupa kawan lain nan banyak berdunsanak.

Memanglah demikian nan terasa, gelak tawa dan senda gurau menghiasi rumah nan semula lengang. Meriahlah suasana rumah itu. Hal tersebut sangat terasa bagi keluarga nan memiliki anak dan anak telah memiliki anak pula. Telah ramai rumah ini dengan para cucu serta segala tingkah pola mereka nan menggemaskan itu. Sekalian orang nan melihat menjadi cemburu karena tiada mengalami serupa nan dialami keluarga itu. (more…)

Fenomena Hari Raya

PIcture: http://www.eidfestival.net/

Hari raya ialah masanya bersenang-senang, bersenda gurau, menjalin silaturahmi serta mempereratnya. Tertawa riang menebar kebaikan dan kasih serta sayang. Namun hati orang itu memang berlainan, tiada pernah diterka, rahasianya sungguh kelam bahkan sang pemiliknya pun terkadang tiada dapat mengetahui.

Di hari raya tak jarang kami dapati pertengkaran, pertikaian, dan permusuhan. Selisih faham, hasad dan prasangka justeru mencapai puncakya. Kenapa?

Kata orang “Tanda tiada diterima puasanya itu..” (more…)

Lagu Raya Encik Elizabeth

PIcture: https://gzoxmalaysia.wordpress.com

Hari raya setahun lepas kami dibuat terpukau dengan iklan Selamat Hari Raya salah satu stasiun televisi di republik ini. Kala itu kami sedang jenuh bekerja, maklumlah nasib kuli di hari raya mesti masuk jua. Tiba-tiba fikiran nan gundah serta badan letih itu menjadi bersemangat tatkala mendengar suara merdu si encik, walau ia berlagu dengan bahasa Melayu namun sangat terasa kalau ia tiada biasa bercakap Melayu.

Serupa bule bercakap ia bernyanyi, namun disitulah indahnya, sungguh bertambah tambah daya tariknya tentunya selain dengan rupa nan menawan hati, suara nan merdu membucah kalbu itu.

Lepas itu kami coba mencari di internet, rupanya tiada dapat, belum diunggah oleh nan punya stasiun tivi agaknya. Kecewa hati ini namun apa hendak dikata, rupanya setahun lepas itu baru kami dapatkan. (more…)