Harta Pusako di Minang

Kami sangka, seluruh orang Minangkabau yang tinggal di Alam Minangkabau ini faham dengan adat kami. Namun agaknya tidak, sebagian besar orang Minangkabau telah menjadi asing di negeri sendiri. Salah satu perkara nan selama ini menjadi pertikaian bahkan di Ranah Minang sendiri ialah perkara harta pusaka dan garis keturunan ibu (Matrilineal).

Maka tatkala kami sedang bersiar-siar di Ranah Maya bersualah oleh kami perihal harta pusaka nan jatuh ke kamanakan terutama sekali kepada Kaum Perempuan di Minangkabau ini. Adalah Datuk Seri Ulama Setia Negara nan menerangkan dengan baik pada beberapa kaji nan disampaikan oleh beliau. Engku Datuk menjelaskan bahwa harta pusako di Minangkabau termasuk kepada harta wasiat ataupun harta waqaf keluarga. Dimana peruntukkannya ialah bagi kaum perempuan nan pada beberapa kejadian acap ditelantarkan oleh suaminya. (more…)