Keajaiban alam di negeri kami

Hari ke-23 bulan pertama tahun 1441 penanggalan Hijriyah
Hari ke-22 bulan kesembilan tahun 2019 penanggalan Gregorian

Semula kami sangka embun nan tebal, rupanya asap itu nan kian mendekat. Kalau biasanya tatkala melayangkan pandangan ke belakang rumah maka asap hanya tampak di balik pohon tinggi nan terletak di ujung perak. Kini, sudah sampai di belakang rumah ia. (more…)

Kisah Bung Hatta ttg masa kanak-kanak

Melayu

Tidak menyenangkan, hal tersebut dimulai di masa kanak-kanakku dengan seorang teman, sepupu kakekku. Ada kerusuhan di Kamang saat itu, yaitu di suatu tempat di Sumatra Barat. Kamang adalah sebuah desa (nagari) sekitar 15 km dari Bukittinggi. Masyarakat di sana menentang pengenalan sistem pajak. Bekas Sistem Tanam Paksa dihapuskan tetapi dilanjutkan dalam bentuk di mana penduduk harus mengirimkan produk ke pemerintah Belanda. Hal tersebut berubah menjadi pajak. Penduduk menolak dan memberontak, hal tersebut tidak berlangsung lama. Orang-orang yang tidak bersenjata tidak dapat memulai apa pun melawan Pemerintah Belanda, melawan angkatan bersenjata. (more…)

Pidato Bung Hatta pada Peringan HUT RI ke-4 di Belanda

Merdeka..!!

Merdeka..!!, balas hadirin

 

Pada perayaan tujuh belas Agustus tahun ini, perayaan yang kaampat kalinya. Saya merasa sedikit terharu oleh karna saya merayakan, perayaan yang kaampat ini jauh dari tanah air, jauh dari pusat pemerintahan republik. Sampai sekarang saya merayakan ulangan tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Indonesia sendiri, di tengah-tengah rakyat sendiri. Akan tetapi sekali ini, saya merasakan jauh dari tanah air, di tengah-tengah saudara-saudara Bangsa Indonesia dan Bangsa Belanda yang simpati kepada perjuangan Indonesia. (more…)

Pidato Bung Hatta pada Konfrensi Meja Bundar

Tuan Ketua,.

Apabila kita sekarang, berkumpul di keliling Meja Bundar ini maka segala pehak pasti mempunyai keyakinan bahwa permusyawaratan kita disini harus mencapai ujudnya yaitu penyerahan kedaulatan yang penuh dan nyata kepada Bangsa Indonesia dengan tiada bersyarat. Akhirnya setelah empat tahun berunding dan bertempur dengan pengorbanan jiwa dan harta yang tidak sedikit yang sebenarnya sangat berguna bagi pembangunan masyarakat dan produksi maka terbukalah fikiran bahwa penyelesaian yang cepat harus dicapai. (more…)