Hujan Rinai

Drizzling Rain

Agam Valley where Bukit Tinggi located there has the cool air. The Dutch in the past and the tourist who came here so like it, we dont need air conditioner here. If rainy, the air become cold, particularly in the morning will make us reluctant to get out of bed. In same time, 92 Km from this city, there was flood in Padang City, since yesterday afternoon.

_________________________________

Mendung sedari kemarin, kencang angin berhembus di malam hari, awan mendung di subuh hari, gerimis di pagi hari. Udara nan sejuk bertambah dingin, merayu-rayu untuk bergelung dibalik selimut. Tantulah akan nikmat, selimut tebal, kasur nan hangat, serta tidur nan lelap.

Namun berlainan nan berlaku di Bandar Padang. Banjir datang mendera, menggenangi rumah penduduk. Ada yang terendam sekalian harta bendanya ada pula nan hanya malu-malu air memasuki rumahnya.

Di bandar kami, pagi nan dingin menjadi kawan menuju kantor. Jalanan masihlah lengang di bulan puasa ini. Di pertengah perjalanan kami disapa oleh gerimis, dikawaninya kami hingga sampai di kantor. Dingin, dingin sudah biasa. Lebih baik dingin dari pada panas, sebab bagi kami suhu panas sangat cepat membuat kami kepayahan.

Jalanan nan lengang, suasana nan sunyi sungguh menenangkan. Mungkin serupa inilah bandar kami ini dahlunya. Alangkah indahnya apabila suasana serupa ini dapat kami nikmati setiap hari.

Gerimis Pagi di Bulan Puasa, sungguh menyenangkan..

View on Path

M E M O R I E

M E M O R I E

Sabtu malam atau malam Ahad, kami biasanya pergi ke Taman Sabai Nan Aluih -demikian namanya- di bandar kami. Semenjak beberapa bulan ini pada setiap Sabtu malam rutin digelar pertunjukan seni disana. Mengambil beberapa gambar dan selepas itu kami pergi pulang, hanya beberapa kali kami hadapi sampai selesai pertunjukan itu. Akibatnya, Ahad esoknya kami tiada masuk piket karena keletihan dan mengantuk.

Beragam kelompok kesenian yang tampil, tak mesti dari bandar kami saja, dari luar bandar juga boleh. Bahkan kantor kami akan sangat senang apabila orang dari luar bandar yang datang mendaftar. Peralatan sound system disediakan oleh kantor kami.

Seperti malam ini yang tampil ialah murid-murid dari SMK N2 Lubuk Basung. Sungguh jauh perjalanan mereka dan malam ini keteguhan hati mereka tengah diuji, tatkala pemain randai sedang bersiap masuk ke galanggang, hujan rinai turun. Perlahan-lahan hujan rinai itu mulai rapat. Orang-orang berlarian mencari tempat berteduh, demikian pula dengan kami. (more…)

Senyum yang sejenak

Awan Hujan [Sunday, Mei 8, 2016]

Pagi hari terkadang berembun dengan pekat – walau tidak merata embunnya – kemudian matahari menyeruak ditengah-tengah alam nan memutih. Sinar pagi dari matahari kata orang menyehatkan. Menjelang pukul dua belas sinar matahari nan menyilaukan itu mencerahkan alam.

Namun beranjak tengah hari, awan mendung mulai berdatangan, terkadang putih saja warnanya terkadang hitam. Biasanya diiringi dengan angin yang bertiup agak kencang. Perlahan hari yang cerah beralih menjadi hari yang mendung dan kemudian berganti dengan hari hujan. Terkadang, guruhpun ikut menyapa, memberi kabar bahwa sebentar lagi hujan turun. Dan terkadang pula guruh dan angin kencang ikut menemani hujan turun ke bumi.

Kata orang musim sekarang ialah musim tak menentu, dalam sehari cepat sekali alam berubah rupa. Dari yang cerah menyenangkan menjadi sendu sedan dengan tangisannya yang mencurah ke bumi. Ada apa gerangan? (more…)