Kucing Pemalas

Gambar Ilustrasi: https://www.flickr.com

Di rumah bunda memelihara beberapa ekor kucing, bermacam-macam perangainya. Nan membuat geram ialah kucing nan suka memakan anaknya sendiri. Atau menelantarkan anak nan baru dilahirkan, tak hendak ia menyusui hingga akhirnya anak kucing yang berumur beberapa hari itu mati. Apabila sudah tersua kucing jahanam serupa itu, bunda dan ayah memutuskan untuk membuang.

Namun ada satu lagi nan membuat kami kesal, seekor kucing jantan pemalas. Kegemarannya ialah makan dan tidur, jalannya lambat dan tak seperti kebanyakan kucing nan suka memanjat ia lebih suka berjalan pelan dengan langkah malas. Walau demikian badannya tetap kurus dan kecil.

Bunda gemas, ayah geram, awak tak tahu apa lagi hendak dicakap. Tapi ayah dan bunda tak hendak membuang “Biar sahajalah,..” kata bunda

Padahal sudah beberapa kali bunda menggerutu kesal karena samba (lauk) dalam tudung saji berhasil dimaling oleh Si Buaya. Ya, demikian kami menamainya karena perangainya yang culas itu. Pada saat nan lain ia buang air di bawah meja ruang makan, baunya na’uzubillah.

Menangkap tikus tak hendak, atau menurut adik perempuan kami “Tak pandai ia menangkap tikus, tuan..” ya, pemalas serupa itu mana punya kepandaian. Kami yakin kucing jahanam ini justeru takut kepada tikus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.