Masuk gratis, tapi..

Gambar Ilustrasi: https://adopteesunited.org

Malam hari kedua pekan ini, salah seorang kawan menghubungi kami melalui pesan langsung “Adakah tuan terima surel perihal webinar Sabtu kemarin?”

“Ada tuan..” jawab kami acuh. Webinar nan tak jadi kami ikuti karena setelah diarahkan ke satu tautan maka rupanya masih ada tautan nan lain mesti diklik. Tak hanya di ranah nyata, di ranah mayapun mereka masih berbelit-belit.

“Masuk bebas rupanya, namun tatkala keluar bayar..” balasnya lagi “Hahaha..” tulisnya

Kami tersenyum, gemas memang tapi apa hendak dikata. Kalau sebuah lembaga milik pribadi nan melakukan tak mengapa, tapi ini..

“Awak tak hendak ambil sertifikat itu tuan..” balas kami

“Ya, usah kita hiraukan…” jawab kawan kami itu “Disangkanya perlu oleh awak, masih banyak webinar gratis nan memberikan sertifikat gratis pula..” tambahnya.

2 thoughts on “Masuk gratis, tapi..

  1. Kita ni bak berada di dalam pasar. Hiruk pikuk penjual bersorak menawarkan dagangnya. Tiba-tiba ada pedagang yang baru terlihat jual barang baru. Orang-orang terlengah dengan promonya. Promo diambil, bayaran tetap. Masih saja bayar lagi kalau nak yang lebih. Akhirnya rencana berimat-imat gagal. Yang tak perlu dibeli. Baguslah apa adanya. Yang penting sama-sama juga fungsinya dan berdayaguna. Kadang terlalu over dan berlebihan jadi rancu. Bagaimana Sanak?😁

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.