Hati orang besar

Picture: https://www.shutterstock.com

Kami acap dibuat kagum dengan orang nan pandai menahan diri, menahan amarah nan sedang bergejolak dalam bathin. Tak dinampakkannya, tak dihiraukannya lawan bercakap. Ia berusaha tersenyum dan menjawab dengan tenang. Hanya bathin saja nan merasa, bagi orang berperasaan halus akan tahu ia bagaimana kecamuk sedang bergelora dalam dadanya.

Kebalikannya ialah orang nan tak tahu dengan nan empat. Nan Empat bagi orang Minangkabau tak hanya sekadar kata saja melainkan juga istilah yang menggambarkan kehalusan budi bahasa seseorang. Tak tahu dengan nan empat berarti ia tak berbudi bahasa, kata lain ia orang nan tak bersekolah.

Nan nan diucap tak dapat ditarik kembali, ianya pisau bermata tajam nan akan mencabik-cabik hati orang nan mengena. Itulah makanya lidah itu mesti dipelihara karena kata orang lagi, ia lebih tajam dari pada pedang.

Bagi kami itu semua menjadi pelajaran. Mesti dilakukan usul periksa sebelum kita mendakwa seseorang. Sebab apabila salah dakwaan kita, hati orang telah disakiti, dosa telah didapat, dan neraka telah menanti.

Semoga kita dijauhkan dari sifat-sifat nan demikian..

Advertisements

2 thoughts on “Hati orang besar

  1. Menurut kami, tak akan bisa kita dijauhkan dari sifat-sifat nan demikian itu kecuali dengan kesungguhan hati, kita yang menjauhinya. Sebab lidah tak bertulang sedemikian lentur nan sering membuat pemiliknya tergelincir dan terbuai.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.