Tim Ramadhan

Picture: https://karangan.id

Tim Ramadhan bagi jamaah tarwih di kampung kami amatlah menakutkan karena apabila tim itu datang maka para jamaah akan terlambat balik ke rumah. Sebenarnya tak salah perihal kedatangan tim ramadhan tersebut, mereka melakukan berbagai penerangan perihal kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Nagari[1] ataupun kecamatan.

Namun nan membuat jamaah itu letih ialah tim yang jumlahnya banyak itu tegak untuk berbicara satu persatu. Kalau iya penyampaiannya singkat, padat, dan jelas namun kenyataannya kebanyakan dari mereka menyampaikan pemaparan yang panjang, berbelit-belit, dan bahkan berputar-putar mengulang apa nan telah diterangkan sebelumnya.

Oleh karena itu, apabila mendengar tim ramadhan akan menyambangi surau, sebagian jamaah memutuskan untuk absen dahulu ke surau. Tak hendak mereka duduk berlama-lama di surau mendengar pemaparan yang panjang dan berputar-putar itu, lama-lama pening jua kepala jamaah.

Namun pada kedatangan tim ramadhan kali ini ke surau di kampung kami. Engku Imam memutuskan untuk menunaikan shalat tarwih selepas shalat Isya (biasanya shalat tarwih ditunaikan selepas tausiah). Maka selepas tarwih, hampir seluruh jamaah laki-laki turun meninggalkan surau, tinggal Engku Imam seorang termangu. Adapun dengan jamaah perempuan hanya beberapa orang saja (bagi yang sigap).

Maka tatkala anggota tim ramadhan naik menyampaikan pemaparan, para jamaah perempuan yang kebanyakan telah gaek tersebut mencari tempat yang nyaman (terutama tiang surau ataupun didinding) untuk dapat tertidur agak sejenak. Bahkan ada yang tak tahan merebahkan badannya di lapik[2] sembahyang.

“Hei akak.. apa rencana nagari yang telah dijelaskan engku itu barusan?” tanya seorang jamaah perempuan kepada kawan di sebelahnya yang setengah sadar.

“Awak hendak menanyakan itu pula kepada engkau. Telah lebih dahulu engkau bertanya..” jawab perempuan tersebut.

Ahai.. bagaimana pula pengalaman Tim Ramadhan di kampung engku, rangkayo, serta encik sekalian?

____________________________

Catatan Kaki:

[1] Nagari adalah unit pemerintahan terkecil di Minangkabau
[2] Tikar

Advertisements

6 thoughts on “Tim Ramadhan

  1. Kalau kami tiada punya tim ramadhan, tapi saat shalat hari Raya, pemaparan laporan keuangan masjid lah yang lamanya tak tertahankan. Hendak sigap, mesjid penuh tumpah ruah, susah nak melangkah. Lagipun laporan disampaikan sebelum mulai shalat Ied.😐 Sementara para jamaah pasti datang awal dan mencari posisi terbaik di masjid sebelum sesak, sehingga agenda ini tidak mungkin dielakkan. Satu hal yang pasti, kami harus kuat-kuatkan perut agar tidak buang angin, wudhu batal dan harus berupaya sedemikian rupa untuk mengulang wudhu dan kembali ke tempat semula. 😅 Sampai-sampai jika ada saudara pulang dari rantau, dan hendak membawa anak kecil, harus diberi gambaran akan lamanya waktu shalat hari Raya di kampung kami.

    Liked by 2 people

    1. Haha.. samalah nan berlaku di bandar kami itu rangkayo. Kata pengantar, sambutan, laporan, dan macam-macam jenisnya nan intinya ianya satu “pidato” dari pejabat.
      Kalau kami mencari surau nan lain sahaja, tak hendak shalat di tanah lapang di tengah bandar, melainkan shalat di masjid jami’ di kampung lagi nikmat.

      Bagaimana dengan lapar? tak laparkah rangkayo berlama-lama menanti orang menyampaikan laporan ini dan itu? 🙂

      Like

      1. Kalau shalat hari Raya Idul Fitri kami makan ketupat gulai tauco dulu sepiring di rumah, biar kuat tahan lama perut di masjid. Haha.. Nah kalau shalat hari Raya Idul Adha barulah kami tahan-tahankan.

        Liked by 2 people

    1. Biasanya hanya sosialisasi mengenai program kebijakan pemerintah serta silaturahim dengan jamaah di kampung-kampung, encik.
      Biasanya anggota tim ini terdiri atas beberapa unsur, seperti pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, dan tokoh2 lain.
      🙂

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.