Pemberontak Waktu

Menonton filem ialah salah satu cara dalam mengusir gundah, mengobat duka, dan menawar rindu. Kali ini kami menonton filem nan berjudul Pemberontak Waktu. Semula  kami mengira filem ini mengisahkan perihal perjalanan waktu nan telah banyak difilemkan orang. Kehidupan masa depan yang serba maju sehingga dapat membuat sebuah mesin untuk dapat membawa kemasa silam semacam mesin yang dimiliki oleh Doraemon. Oleh karenanya kami mengundur menonton filem ini. Berselang beberapa pekan kemudian – tepatnya hari ini, karena tak ada pilihan – akhirnya kami tonton jua itu filem.

Rupanya bukan, filem ini tak memakai kecanggihan teknologi melainkan mengusung tema kelahiran kembali sebagai dasar cerita. Kemudian barulah diramu dengan asmara, kejahatan, perjuangan, dan pengorbanan atas nama cinta. Sungguh manis tuan.

Maka tersebutlah dua orang laki-laki yang hidup di masa berpaut 32 tahun, Baek Ji-hwan yang merupakan seorang Engku Guru sekolah menengah dan seorang penyidik kepolisian nan bernama Kim Gun-woo. Mereka mengalami ikatan semenjak malam pergantian tahun. Sama-sama mendapat perawatan mendalam akibat luka yang mereka derita dikarenakan berkelahi dengan seorang penjahat. Berkat kekuatan dari listrik melalui hentakan peralatan pertabiban maka kedua orang laki-laki nan berbeda zaman ini dapat melihat setiap kejadian nan dialami oleh nan lain.

Picture: https://www.tabloidbintang.com

Apabila Tuan Ji Hwan tidur maka ia dapat melihat keseharian Tuan Gun Woo demikian pula sebaliknya. Hingga sampai pada suatu ketika tuan Gun Woo bersua dengan seorang perempuan nan bernama Nona Jung So-eun. Rupanya amatlah sama dengan Nona Seo Yoon-jung, tak hanya itu, pekerjaan mereka sama pula yakni Encik Guru. Hal ini memancing rasa ingin tahu dari Tuan gun Woo hingga akhirnya mengantarkannya mencari-cari sebuah berkas terkait kejadian nan terjadi di tahun 1983. Penemuan nan tak dapat diduga, dimana pada berita di sebuah surat kabar tahun 1983 dikabarkan perihal kematian kekasih Tuan Ji Hwan. Ya, Nona Yoon Jung mati dibunuh.

Disinilah ketegangan, demi ketegangan dimulai. Usaha Tuan Ji Hwan dalam menyelamatkan masa kini (pada tahun 1983) dan keghaiban nan masih melingkupi perihal pembunuh nan belum diketahui jati dirinya. Berbagai usaha nan dilakukan Tuan Ji Hwan rupanya mengubah masa kini (2015), dan di akhir filem kita dikejutkan dengan perubahan yang mendasar terhadap masa kini akibat perubahan yang terjadi di masa lalu.

Satu hal nan membuat kami yakin sedari awal ialah bahwa Nona So Eun ialah perwujudan dari Nona Yoon Jung dan karena dia telah mati pada tahun 1983. Namun hanya itu saja, kami dibuat gemas oleh Tuan Gun Woo yang hanya mencari perihal Nona So Eun saja, kenapa bukan Tuan Ji Hwan yang bisa saja masih hidup pada masa sekarang. Namun sebagai laki-laki kami maklum, sebab tentulah hati kita sebagai laki-laki akan tertarik mencari tahu perihal perempuan nan cantik molek dibandingkan laki-laki setampan apapun ia.

Kami punya firasat bahwa beberapa orang nan hidup pada tahun 2015 ialah perwujudan beberapa orang nan terlibat pada perkara tahun 1983. Benar saja, ia rupanya. Dan nan mengejutkan ialah rupanya Tuan Gun Woo merupakan perwujudan dari Tuan Ji Hwan yang rupanya mati pada tahun 1983. Kami tiada pandai menerangkan, eloklah engku, rangkayo, serta encik sekalian menonton filemnya saja.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.