Macam senyum & tawa

Picture: http://4anneaux.fr

“Ada banyak jenisnya orang yang tersenyum dan tertawa itu..” ujar kawan kami sambil menghisap rokoknya yang serupa cerutu itu. Kami ditawarinya agak sebatang, nikmat pula rupanya. Bewarna coklat, tembakau dibungkus dengan lilitan daun tembakau pula.

Kami acuh tak menanggapi perkataannya itu, lebih baik bernostalgia kembali ke masa kanak-kanak tatkala rokok masih merupakan barang haram bagi kami (kinipun sebenarnya masih diharamkan oleh orang tua kami).

“Ada yang tertawa lepas berusaha menutupi perasaian hidupnya..” ujar kawan kami

“Ada pula yang tertawa senang menikmati hidupnya..” tambah kami asal

“Benar..” jawab kawan kami tersebut sambil menunjuk kami dengan rokoknya “Itulah orang nan benar-benar beruntung” sambungnya “Menikmati hidup ia..”

Bah, congkak kali gaya kawan nan seorang ini, kebanyakan nonton filem mafia ia rupanya.

“Ada pula nan tersenyum menutupi gundah di hati, menyembunyikan rasa ngilu nan sedang merajahi kalbu itu..” celotehnya.

“Senyum dikala susah tanda ketabahan..” sambung kami lagi berusaha mejahili “Demikianlah kata Raihan[1]…”

“Bukan Raihan yang berkata, itu hadist nabi. Mereka hanya mengutipnya saja untuk dijadikan lirik lagu..” ucap kawan kami tersebut meluruskan.

“O..oh..” jawab kami acuh sambil mengepul-ngepulkan asap rokok “Ada pula senyumnya malaikat, tengok saja pas pulang nanti..” tambah kami sambil tersenyum. Kawan kami itupun tersenyum pula terkenang si buyung nan entah sedang mengapa di rumah menantinya pulang kantor.

“Oi..engku kalau hendak merokok jangan dalam kantor! Sudah dilarang oleh Perda[2] nanti kena tangkap..!!!” kawan kantor kami nan perempuan mulai menyinyir. Induak-induak memang benci dengan asap rokok, tapi semasa di bandara banyak jua kami dapati perempuan nan merokok, cantik-cantik pula..

“Tak mengapa, asalkan dipenjaranya di hati mu..” jawab kami sambil bergegas berdiri hendak keluar.

___________________

Catatan Kaki:

[1] Raihan ialah nama grup nasyid asal Malaya yang sempat populer di Indonesia pada masa akhir tahun 1990-an dan awal 2000-an.
[2] Peraturan Daerah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s