Fahami..

PIcture: https://i.pinimg.com

Diam, diam, dan diam..

Bukan acuh,  bukan pula tak peduli melainkan lidah ini nan kelu tak mengerti. Tak mengerti ramuan kata dalam kalimat pada hati. Lidah itu tak bertulang kata orang, lisan itu bertuah kata orang. Terlompat anak panah dari busur, haram baginya hendak kembali.

Bukan daku nan mesti difahami namun daku nan mesti memahami. Demikian kata orang bijak bestari. Kegelisahan dalam diri hanyalah bisikan hati nan tak mengerti. Betapa ini sangat berarti bagi semua nan dicintai. Daku saja nan keras hati, tak hendak memaklumi.

Mungkin segala prasangka nan terbit mesti dialahkan, ianya hanyalah bayangan syetan dan termakan. Mungkin itu semua hanya bujukan,.

Tapi entah kenapa segala pengalaman kembali mengambang. Akankah ia akan terulang?

Diam, lebih baik daku diam dalam kehampaan. Sembari berdo’a itu hanyalah angan-angan. Bukankah semua bersuka cita menyambut yang akan datang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s