Fenomena Hari Raya

PIcture: http://www.eidfestival.net/

Hari raya ialah masanya bersenang-senang, bersenda gurau, menjalin silaturahmi serta mempereratnya. Tertawa riang menebar kebaikan dan kasih serta sayang. Namun hati orang itu memang berlainan, tiada pernah diterka, rahasianya sungguh kelam bahkan sang pemiliknya pun terkadang tiada dapat mengetahui.

Di hari raya tak jarang kami dapati pertengkaran, pertikaian, dan permusuhan. Selisih faham, hasad dan prasangka justeru mencapai puncakya. Kenapa?

Kata orang “Tanda tiada diterima puasanya itu..”

Entahlah, sebab kalau boleh meminjam perkataan para ahli fitnah “Memangnya engkau Tuhan sehingga dapat menentukan siapa yang diterima puasanya atau tidak!”

“Kalau demikian berarti ia tak puasa!!” balas kawan kami nan lain

“Berarti engkau telah berprasangka buruk di hari raya ini..” jawab kawan kami tersebut

Hari raya tak selalu dihiasi gelak berderai akan tetapi terkadang juga diiringi dengan uraian air mata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s