Rahasia

Picture: https://www.instagram.com

Pada zaman sekarang amatlah susah mencari kawan untuk berbagi rahasia. Hanya keberuntunganlah nan dapat memberikannya. Sebagian orang pada zaman sekarang tiada pandai menyimpan rahasia, termasuk kami. Sesuka hatinya menulis kisah orang-orang nan dialami dan dijumpai padahal belum tentu orang nan terkait dengan kisah-kisah itu suka dengan karangan kami itu.

Demikianlah, namun kita tiada pula dapat bersangka buruk kepada si pembeber rahasi itu. Terkadang mereka tiada sengaja, khilaf menyebut atau mengisahkan. Atau karena sudah kebiasaan mereka gemar berkicau sehingga apapun itu dijadikan pokok perkicauan mereka. Tentulah engku pernah bersirobok (bersua) dengan orang nan gemar berkicau itu, ada-ada saja nan hendak dibicarakannya padahal kita sudah kehabisan bahan pembicaraan. Takjub kami..

Ada pula nan sengaja, namun baiknya kita berbaik sangka saja. Mungkin tujuan mereka ialah untuk memberi tahu, “menginformasikan” kata orang sekarang. Niatnya supaya tiada terjadi kesalah pahaman, “miss komunikasi” kata orang orang sekarang.

Rahasia, kata orang kalau rahasia ya mestinya hanya diketahui oleh satu orang saja. Jadi apabila sudah diketahui lebih dari satu orang maka itu namanya bukan rahasia lagi. Jadi salah engku sendiri kenapa berbagi rahasia dengan orang lain, termasuk dengan isteri ataupun suami. Kalau sudah dibagi, bukan lagi rahasia jadi tanggung sendiri akibatnya apabila terbongkar. Penulis tiada bertangung jawab atas itu..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s