Nikmati nan ada

Picture: http://yesiammuslim.com

“Nikmat membawa petaka..” demikianlah seloroh salah seorang kawan kami di kantor. Kami hanya tersenyum saja, maklumlah sedang gundah ia “Terkadang dalam pandangan mata kita seseorang itu mendapat limpahan kesenangan nan berlebihan berlainan dengan kita. Namun kalaulah hendak kita bersabar, memandang, mengamati, dan menyelidiki. Tiada serupa nan kita bayangkan keadaan nan didapatinya itu..”

Adalah sudah menjadi kelaziman nan didapati dalam hidup ini, rasa hasad sangat mudah timbul dikarenakan melihat orang lain mendapat berbagai macam kesenangan nan sangat ingin kita nikmati. Namun kata orang lagi “Setiap orang itu memiliki persoalannya tersendiri, maka dari itu cobalah untuk menahan diri serta perbanyak bersyukur atas apa nan didapati..”

Memanglah demikian kalau kita hendak memandang dengan mata bathin, bukan hanya mata lahir. Ada orang nan merasa dirinya berkekurangan saja sepanjang hidupnya, hingga lupa diri melakukan segala daya dan upaya untuk memuaskan syahwat yang sedang menguasai. Ibaratkan minum air laut, semakin diminum maka akan semakin haus terasa.

Beberapa orang berusaha mencari kekhilafan pada orang lain hanya karena kesal melihat orang lain mendapat limpahan nikmat. Tiada hendak berbesar hati menerima keadaan namun justeru sebaliknya, matanya tajam mencari sumbing nan siapa tahu tersembunyi pada diri lawan nan dibenci itu. Bak kata orang lagi “Susah melihat orang senang, senang melihat orang susah..”

“Alamak, sok bijak kali engku ini..” mungkin demikian kata engku ^_^

Kamipun demikian pula engku, acap pula hasad dan dengki itu menghampiri. Bak kata khatib tatkala berkhutbah “Semoga khutbah yang singkat ini dapat memberi pelajaran dan manfaat kepada diri kita semua, terutama diri khatib sendiri..

Advertisements

2 thoughts on “Nikmati nan ada

  1. Menarik nih. Itulah kita. Selalu saja salah. Kita lupa akan nilai sebenarnya yaitu semakin berat kesenangan yang yang diberikan semakin besar kesengsaraan yang akan diterima bila kenikmatan itu tidak disyukuri dan digunakan sebagaimana kehendak Allah SWT. Semoga saja kita tetap bersyukur sekecil apa pun yang kita punya karena sesuai dengan rencana Allah akan umatnya sesuai kemampuan umat tersebut. Allah Maha Penyayang dan Pengasih. Amin.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s