Semangat bekerja

Sumber Gambar: http://hdwallpaperexpert.com/
Sumber Gambar: http://hdwallpaperexpert.com/

Semakin lama kawan kami St. Rajo Basa semakin serupa saja dengan Harry Potter, menambakan saat-saat kembail ke sekolah “Ah, dasar tukang khayal, engkau terlalu tinggi berangan-angan. Engkau itu lebih mirip kutu buku culun nan selalu menjadi bahan olok-olokan kawan satu sekolah..” sela kawan kami Bujang Kaliang mencemooh..

Gemas hati kawan kami itu dibuatnya, baiklah kami lanjutkan saja kisah St. Rajo Basa kawan kami, usah kita hiraukan kutu busuk nan seorang ini.

Setiap hari semakin bersemangat saja ia pergi ke kantor, dahulupun demikian pula namun tak serupa sekarang benar. Acap tak sabar hendak tiba di kantor dan malas apabila masanya untuk pulang telah tiba. Padahal kebanyakan pegawai malas datang ke kantor dan girang hati apabila masa pulang telah tiba. Bahkan ada jua nan pulang sebelum masanya.

Kantor baru kawan kami ini memang berlainan, lebih bagus dari kantor nan lama. Memiliki ruangan khusus bidang tersendiri, demikian juga para pejabat semacam kepala bidang dan kepala seksi juga memiliki ruangan sendiri. Hanya para anak buah sajalah nan tiada memiliki ruangan, namun tiada mengapa karena akan sangat anehlah apabila anak buah juga memiliki ruangan serupa induk semangnya. Bingung orang, nan mana anak buah nan mana pula induk semang.

Terletak di lantai dua, bebas dari gangguan dan pengamatan pegawai lainnya. Bahkan mereka telah mengubah ruangan gudang menjadi semacam dapur kecil. Lebih tenang dan lebih bebas, oleh karena itukah St. Rajo Basa amat girang hatinya pergi ke kantor?

“Tak juga engku, kami bergirang hati karena sebagian besar kawan-kawan nan sekantor dengan kami dapat dibawa berjalan seiring. Kera nan suka mengangkat telur tiada ikut serta pindah..” jawabnya

 Walau sebelumnya cemas dengan kantor baru nan menggadang-gadangkan soal “disiplin” akhirnya untuk sementara ini hatinya senang “Sebenarnya cemas juga awak engku, senang pada permulaan sesungguhnya derita kemudiannya..”

“Lalu kenapa engku senang sekali ke kantor, pulang sudah menjelang magrib pula..?” tanya kami heran.

Nan ditanya terdiam “Itulah nan menyenangkan pada kami saat ini..” jawabnya lemah.

Bah, apa pula maksudnya..?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s