Ingat Lapang sebelum Sempit

Picture Source: wall.alphacoders.com

Kita tiada pernah tahu kemana nasib akan membawa diri, bagaimana peruntungan di hari esok, dan bagaimana kisah nan akan kita jalani di masa mendatang. Dahulu tatkala berada dalam suasana hati suka dan riang gembira hati kecil kami mengajari “Bersiaplah di hari depan karena senyuman nan sekarang mengambang akan segera berganti dengan uraian air mata..”

Dan benar demikian, selang beberapa hari atau pekan, mungkin bulan (kami tiada pula ingat) maka suka itu perlahan-lahan menjauh dan dengan amat perlahan pula Sang Dukapun menghampiri. Terkenang semasa beriang hati dahulu, betapa serupa siang dengan malam terasa.

Pernah kami mendengar sebuah syair lagu nan diambil dari hadis nabi, judulnya ialah Ingat Lima Perkara Sebelum Datang Lima Perkara. Kelima perkara itu ialah:

  1. Ingat masa muda sebelum datang masa tua engkau
  2. Ingat masa sehat sebelum datang masa engkau sakit
  3. Ingat masa kaya sebelum kefakiran menghampiri engkau
  4. Ingat masa lapang sebelum datang masa sempit engkau
  5. Ingat hidup sebelum mati menjemput engkau

Orang-orang memperbanyak ingatan dari nabi itu dengan pelbagai perandaian seperti: Ingat masa bercinta sebelum datang masa bercerai, duhai seramnya. Ada pula ingat masa senang sebelum duka menghampiri engkau, dan inilah nan terkenang sekarang. Segala kelapangan, segala kenikmatan, segala perhatian, dan segala kepercayaan nan didapat akankah dapat bertahan selamanya?

Akan datang masa dimana kesemuanya itu menjauh meninggalkan kami. Kini tergelak, esok meratap, kita tiada pernah dapat menerka dengan apa nan akan berlaku esok hari. Walaupun telah mengingat-ingat dan bersiap-siap tetap saja segalanya menjadi percuma karena tatkala kesemuanya itu mendatangi tak urung si pemilik hati nan lemah akan terpuruk ke jurang nan paling dalam.

Kata orang itulah lakon kehidupan, tak hanya masa kini, masa beratus tahun nan lampaupun demikian. Semua orang pasti pernah mengalami dan mereka semua ada yang tiada pernah bangun dari keterpurukan dan ada pula nan berhasil bangkit dan menjadi lebih kuat dari sebelumnya.

Apa nan akan berlaku esok? entahla engku, rangkayo, serta encik sekalian..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s