Melancong ke Lombok(5); Istana Tepi Pantai & Malibo II

Picture: Here
Picture: Here

Gelap telah menyelimuti Pulau Lombok tatkala mereka sampai di hotel tempat mereka akan menghabiskan malam. Sayang bagi kawan kami dia mesti berbagi bilik dengan dua orang kawannya, namun untung Engku Kepala Jawatan menawari untuk berbagi bilik sebab beliau mendapat satu bilik untuk seorang saja. Tiada tampak oleh St. Rajo Basa gambaran nan jelas perihal hotel tempat dia dan rombongan menginap, nan jelas tiada berupa gedung bertingkat serupa hotel-hotel besar nan lain.

Tatkala sudah mendapat kunci bilik, maka ia dan Engku Kepala diarahkan menuju bilik, rupanya mereka mesti berjalan beberapa meter keluar dari gedung yang merupakan bangunan utama. Terdapat beberapa bangunan bertingkat dua nan mewah di sekeliling bangunan utama hotel, disekelilingnya taman-taman nan permai dengan batang kelapa menjulang tinggi. Rupanya bangunan bertingkat dua itu ialah bilik-bilik nan hendak disewakan. Satu bangunan memiliki empat bilik, dua di tingkat atas dan dua ditingkat bawah. St. Rajo Basa dan Engku Kepala mendapat bilik ditingkat atas, lapang sangat di dalamnya. Pada bagian belakang terdapat beranda untuk bersantai menghadap ke taman nan indah itu. Adapun dengan kamar mandinyapun luas, dapat pula dijadikan satu bilik.

Pada keesokan harinya barulah didapat gambaran nan jelas perihal kawasan hotel ini. Tiada bertingkat serupa nan disangkakan melainkan terdiri atas satu kawasan nan luas nan terdiri atas beberapa bangunan, dihiasi dengan taman nan cantik, kolam renang, bangunan café, dan pada bagian belakangnya ialah pantai. Teringat ia akan kawasan Taman Panorama di bandar kami, kalau diatur, ditata, dan dirawat dengan baik tentulah akan seindah ini. Rumput nan hijau menjadi karpet nan sangat menarik hati, terjaga dan terpelihara.

“Serupa dengan kawasan istana hotel itu engku,.” ujar kawan kami.

Hari kedua Kamis tanggal 8 Desember 2016 rombongan akan melakukan pesiar ke Pulau Gili Trawangan yang sangat terkenal itu. Gili dalam bahasa Sasak bermakna “Pulau-pulau kecil”. Namun sebelum itu, mereka singgah dahulu ke sebuah kawasan nan bernama Malibo II, serupa namanya dengan satu kawasan di negeri kami Malibo Anai. Bedanya, kawasan ini memberikan pemandangan nan elok dari atas tebing dan dibawahnya ialah pantai nan teramat panjang. Ada pula teluk, rangkaian pegunungan nan memikat hati.

Kawasan Malibo II ini terletak di sebuah desa nan bernama Malaka, tatkala ditanya oleh kawan kami ini kepada pemandu mereka didapatlah jawapan “Pada masa dahulu, dimana laut memainkan peranan penting dalam perhubungan antar bangsa, banyak para pedagang dan pelaut dari Negeri Malaka di Tanah Semenanjung singgah kesini. Tak hanya singgah, diantara mereka ada yang menetap dan memutuskan untuk menjadi orang sini..” demikianlah jawapan dari Engku Pemandu mereka.

Ramai orang nan berhenti untuk menikmati keindahan, mengabadikan gambar, dan bersenda gurau dengan para pedagang yang telah sedia menanti mereka. Nan sangat menarik tatkala mereka disini ialah para pedagang yang dalam merayu para pembeli. Mereka menggunakan panggilan “Engku DPR” dan “Rangkayo DPR”. Sungguh tercengang saja mereka dibuatnya “Di dalam oto bus kami gelak terpingkal-pingkal dibuatnya..” kisah St. Rajo Basa.

Mereka tiada dapat berhenti lama disini karena mesti bergegas hendak ke Gili Trawangan. Maksud hati agar masa nan dihabiskan di pulau itu dapat lebih lama karena konon kabarnya pulau nan satu itu wajib hukumnya untuk diziarahi oleh para pelancong. Satu pesan pemandu kami “Bagi engku-engku eloklah menyediakan kaca mata hitam, adapun bagi rangkayo sunnah hukumnya memakai kaca mata hitam..” suatu wasiat yang kembali mengundang gelak tawa anggota rombongan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s