Sejuk

Picture: Here
Picture: Here

Pernah beberapa kali bersua dengan seorang perempuan berhijab dan berpakain lapang, serta dengan air muka jernih. Duhai, betapa tenang hati ini memandangnya, betapa beruntung keluarga nan memilikinya. Dan pernah pula bersua dengan ibu dan anak dengan pakaian serupa, anaknya diajari untuk menutup aurat dan memakai pakain sesuai tuntunan syari’at semenjak kanak-kanak. Tenang pula pula hati ini menjumpainya.

Lain orang lain pula pandangannya, ada nan tiada senang melihat perempuan berpakain serupa ini. Banyak persangkaan mereka, terutama nan buruk-buruk. Para pembenci ini memiliki sebuah ungkapan “Lebih baik nakal tapi jujur, dari pada alim tapi munafik” sungguh kami terpana, sudah begitu dalamkah kebencian dalam bathin mereka.

Serupa agaknya dengan ungkapan orang-orang nan telah hilang akal pada masa sekarang “Lebih baik memiliki pemimpin kafir tapi adil, daripada muslim tapi zalim..”

Ah, bukan bercakap perkara politik kami ini. Hanya heran karena ajaran agama kami semakin langka pada masa sekarang. Apabila ada nan menegakkan dan menunaikan maka ia akan dianggap fanatik. Semua diam, semua terperangkap dalam ketakutan..

Advertisements

5 thoughts on “Sejuk

  1. Sedikit beruntung saya Sutan, urang rumah saya tiada tau sosmed. Tapi sedikit, tersempatkan jua memajang kodaknya di salah satu sosmed. Tak mengapalah sekarang ini akun fbnya tiada bisa dihapus, silap kata rahasia loginnya. Sudah saya cuba pakai removal tool, tapi tetap muncul di dunia maya. Biarlah, ibaratkan daripada gunung, setapak demi setapak apabila kita mengarah atas, bukan kesamping yang akhirnya tertambat disitu lagi, saya cuba hapus segala bentuk link atau url yang berhubungan dengan akun itu. Memang saya ni orang yang gemar sekali berpanggak-panggak di sosmed, eh ternyata ibarat katak dalam sayak, diluar sana masih ada yang lebih menggedangkan air. Ya sudahlah Sutan, pokoknya urang rumah saya kolot. Saya tidak mengajarkan itu. Bukan istri saya tidak sikola, tapi tidak ketuanannya begitu. Begitu juga kata dia pada saya Udanya. He he he, Jangan Anda Sampai Baganyi gara-gara Sosmed. Betul tidak Sutan? Maaf sentiasa didepan Tuan :3

    Liked by 2 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s