Biarlah Bandar Kecil Saja

Picture: Here
Picture: Here

Acap terkagum-kagum kami tatkala melihat gambar di majalah, koran, tivi, atapun filem-filem. Gambar-gambar itu menampilkan keadaan pemandangan pada bandar besar yang dipenuhi bangunan dan gedung bertingkat. Sungguh megah dan betapa terasa kecil kami nan tinggal di bandar kecil ini. Jalanan nan lapang dan sibuk, tiada henti kendaraan berlalu-lalang di atasnya.

Namun bukan perasaan kagum serupa itulah nan muncul di hati ini tatkala melihat pemandangan serupa itu secara langsung. Nan ada ialah perasaan iba dan sedih. Tiada sejengkalpun tersisa untuk tempat hidup bagi para tumbuhan, padahal hampir semua kita tahu bahwa betapa tumbuhan sangat berarti bagi kehidupan kita. Mereka menyerap karbondioksida (CO2) dan menghasilkan oksigen (O2) yang dibutuhkan makhluk hidup lainnya – terutama manusia – untuk bernafas. Kami rasa pengetahuan dasar serupa itu diketahui oleh setiap anak Es De.

Oksigen inilah nan menyebabkan udara menjadi sejuk, oleh karena itu pulalah banyak orang kerap berleha-leha di bawah batang pohon. Namun anehnya, pengetahuan nan diketahui oleh setiap orang itu acap diabaikan. Entah apa penyebab sebenar dalam hati mereka.

Tatkala memandang ke luar jendela, terbayang oleh kami keadaan berpuluh atau mungkin beratus tahun nan silam. Tentulah dahulunya di daerah ini banyak ditumbuhi oleh batang pohon. Tentulah udara tiada sepanas sekarang melainkan agak sejuklah ia. Tentulah tanah masih tampak tak serupa sekarang yang setiap jengkalnya ditutupi aspal ataupun coran semen. Kini, sejauh mata memandang ialah bangunan gedung bertingkat rumah kedai, ataupun rumah-rumah tempat tinggal yang saling berdesakan dan berhimpitan.

Tiada hendak, sungguh tiada hendak kami apabila bandar kecil kami itu hendak dijadikan serupa ini. Biarlah menjadi bandar kecil saja nan jalannya tiada ramai. Biarlah menjadi bandar kecil saja nan tiada tegak gedung bertingkat menjulang mencakar langit. Biarlah bandar kecil saja yang apabila malam telah lengang, biarlah demikian, sudah sangat senang hati kami dengan keadaan nan sekarang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s