Kampung Kauman

Gerbang Kampung Kauman [Kauman Gate]

“Kalau engku pergi ke Bandar Jogja itu, cobalah ziarahi Kampung Kauman. Serupa apa benar kampung tempat Haji Dahlan memulai gerakan pembaharuannya sehingga banyak sekalian orang di Minangkabau ini nan tertarik…” pinta kami kepada kawan kami St. Malenggang tatkala rencana keberangkatannya ke Tanah Jawa.

“Benar engku, awakpun penasaran pula. Padahal disana nan tertarik dengan ajaran beliau tak seberapa..” jawab kawan kami.

Maka hari ini dipenuhinya permintaan kami, diperlihatkannya sekalian gambar nan diambilnya semasa di Kampung Kauman itu sembari berkisah kepada kami.

Matikan Mesin, Kendaraan Dituntun [Turn Off Your Engine, Led Your Vehicle]

Kampung Kauman terletak tak jauh dari Jalan Malioboro dan berdekatan letaknya dengan Tanah Lapang Utara, cukup berjalan kaki saja akan sampai kita disana. Ada peraturan aneh nan akan kita dapati apabila memasuki kampung ini yakni permintaan agar mematikan mesin kendaraan dan menuntunnya. Salah seorang penduduk di Kampung Kauman tatkala ditanya perihal aturan itu menjawab “Sudah lama peraturan itu tuan, kami tiada tahu bilakah persisnya..”

Langgar Haji Dahlan

Sungguh menarik sekali dan masyarakat Kampung Kauman patut bersyukur karena lingkungan tempat tinggal mereka menjadi tenang dan aman. Tiada terjadi kecelakaan dan tiada terdengar suara yang memekakkan telinga itu. Kehidupan di kampung ini terlihat tenang dan Islami. Tepat di samping kampung ini arah ke Tanah Lapang Utara terdapat Masjid Agung. Sangat menerik untuk bertanya perihal hubungan Sulthan dengan Muhammadiyah karena Sulthanlah nan memberikan izin kepada Haji Dahlan untuk berdakwah dan menurut kesaksian salah seorang penduduk Penghulu Masjid berasal dari kalangan Muhammadiyah pula. Disamping itu apabila terjadi perbedaan penetapan tanggal Satu Syawal maka Sulthan akan mengikut penetapan dari Muhammadiyah.

Tatkala ditanya perihal apakah Sulthan seorang Muhammadiyah, yang ditanya kebingungan tak tahu hendak menjawab apa. Namun si engku nan ditanya menggaris bawahi bahwa Penghulu Masjid itu berasal dari kalangan Muhammadiyah.

Tambahan Foto [Lebih Lengkap Klik Disini dan Disini]

Advertisements

5 thoughts on “Kampung Kauman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s