Disambut Petang

Petang menjelang senja kami injaki kembali Tanah Minangkabau ini, senang hati rasanya tatkala kembali ke ranah nan teramat dicintai ini. Kapal Terbang nan kami tumpangi memarkirkan diri agak jauh dari tempat masuk ke dalam bangunan bandara. Akibatnya kami mendapati pemandangan petang nan sangat cantik sangat. Beberapa pesawat nan sedang parkir pula, sepertinya baru saja mendarat, para petugas bandara nan sibuk dengan masing-masing pekerjaannya.

Pada lapangan terbang ini, kami dapati atap bergonjong yang menjulang tinggi sungguh cantik menawan. Betapa takkan rindu setiap anak Minang nan pergi ke rantau, dilepas dan disambut oleh atap nan bertuah itu. Namun sayangnya pada masa sekarang kami dapati atap serupa ini tiada hendak dilestarikan. Apabila ada kantor baru, apakah itu kepunyaan pemerintah atau swasta, tiada memakai atap bergonjong mereka. Semoga saja terbit kesadaran mereka untuk mengubahnya kelak.

Menara komunikasi tampaknya agak berjarak dari bangunan utama bandara. Tampak menara yang sangat ingin kami kunjungi itu. Dari atas pesawat kami menengok ke luar, pesawat nan kami tumpangi parkir di sebelah abangnya, Elang Republik. Sungguh suatu perusahaan nan sangat hendak dinaiki oleh kebanyakan orang namun karena keterbatasan isi kantong maka mereka terpaksa memilih perusahaan lain. Atau mungkin itu hanya beberapa orang saja, mungkin ada jua yang tiada suka naik perusahaan ini, entahlah kami tiada tahu.

Pada badan Elang republik nan sedang kami pandangi – dan terus kami pandangi tatkala turun dari pesawat nan kami tumpangi – kami mendapati sebuah Garbarata atau Aerobridge sedang terpasang pada badannya. Tampaknya penumpang dari pesawat tersebut keluar melalui jembatan itu, sedangkan kami turun melalui tangga dan mesti berjalan ke dalam bandara. Sungguh kami mengidamkan untuk naik dan turun melalui jembatan itu, mungkin pihak bandara kekurangan anggaran untuk membeli tambahan atau karena memikirkan keterbatasan tempat makanya tidak ditambah. Entahlah, perkara nan satu inipun kami tiada tahu pula.

Namun engku, pemandangan petang ini sungguh cantik sangat. Kami disapa oleh matahari nan hendak kembali ke peraduan. Duhai, terima kasih telah menanti dan menyambut kami pula semoga lelap tidur engkau, sampai jumpa esok pagi.

Tambahan Gambar Silahkan Klik Disini

Advertisements

7 thoughts on “Disambut Petang

      1. Hebat, sedang menuntut ilmu agama engku disana agaknya. Bagaimanakah keadaan di Negeri Nabi Musa itu engku? Adakah baik dan aman keadaan Umat Islam di sana.
        Berdo’a kami semoga engku dapat menjadi salah satu pelita nan akan menerangi negeri kita dengan Ilmu Agama dan memperjuangkan tegaknya Stari’at Agama kita di Ranah Melayu ini. Amin..

        Like

      2. Amin da, sudilah kiranya uda melebihkan agak sepotong doa disetiap munajat uda, semoga diberikan kesabaran dan jalan keluar untuk kita Islam. Kurang pas jikalau uda sebut kami ‘engku’, kami bukan lah orang siak, hanya kebetulan berselendangkan sarung, itu pun pemberian orang tua kami. Terakhir kami selalu mendo’akan uda agar selalu dimudahkan urasannya, dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan usianya.

        Liked by 1 person

      3. Amin..

        Terima kasih Engku Muda, tak mengapa dipanggil Engku Muda kan, sebab kalau Engku merupakan panggilan bagi nan sudah menikah sedangkan nan belum dipanggil Engku Muda. Kalau kami tiada salah demikianlah di negeri kita Minangkabau ini dahulunya. Sekarang telah hilang panggilan itu. Adapun dengan orang Syiak biasanya dipanggil Tuanku di negeri kita.

        Terima kasih engku muda, sungguh senang dan bersyukur kami telah bersua dengan engku muda di ranah maya ini.

        Insya Allah, kami do’akan engku muda,.. 🙂

        Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s