Watching Nightcrawler

Picture: Here

Naluri Dasar || Basic Insting

“What if my problems is because I am not understand people, but because I do not like them?” -Lou-

When I see this movie, I found my self in there without criminal instinc of course. Lonely, its hard to face this life, try to conquered the weakness. Just see this movie, dont see the criminal act of  Lou but see how he try to survive on this life.

________________________________

Masing-masing orang memiliki kelebihan dan kekurangan, ada yang menonjol kelebihannya sedangkan kekurangannya disembunyikan oleh Allah Ta’ala. Atau sebaliknya, kekurangannya yang menonjol sedangkan kelebihannya tiada begitu tampak. Ada juga orang yang tahu dengan kekurangan dan kelebihannya kemudian mencoba untuk mengatasi kekurangan tersebut serta memanfaatkan kelebihannya. Namun ada pula yang tiada pandai mengatasi kekurangan dirinya serta memanfaatkan kelebihan yang dimiliki sehingga ia tenggelam dalam kehampaan.

Kita juga acap mendapati ada orang yang mudah bergaul, disukai banyak orang, serta pandai mengambil hati orang. Sebaliknya ada pula orang yang tiada pandai bergaul, menarik diri dari hubungan antar manusia, serta dikucilkan karena sikapnya yang dianggap tiada menyenangkan. Beragam sifat dan pembawaan orang yang kita dapati dalam pergaulan hidup ini. Bagi engku, rangkayo, serta encik yang suka mengamati orang-orang tentu akan suka pula dengan filem nan satu ini, Nightcrawler judulnya.

Mengisahkan perihal seorang lelaki yang bernama Lois Bloom (Lou), dari cara bercakap dan cara dia menghadapi orang lain tampaklah ada yang ganjil. Ada sikap kikuk, tak biasa, serta usahanya yang cukup keras untuk suatu sikap lain dari dalam diri. Intinya ada kepura-puraan dari caranya menghadapi orang. Dan dirinya cukup menderita menjalani itu semua namun karena terpaksa demi bertahan hidup, ia lalui jua.

Lou sesungguhnya orang yang cerdas, cepat menangkap, memiliki perhatian dan konsentrasi yang kuat, pandai berpura-pura (akting) dan tentu saja pandai berbohong. Dia juga memiliki visi, imajinasi, serta kreativitas yang tinggi. Namun dibalik itu, Lou tidak memiliki standar moral. Sehingga kawan yang menyarankan kami menonton filem ini mengatakan “Tengoklah filem ini, tokoh utama dalam filem ini ialah seorang psikopat yang akan melakukan apapun untuk bertahan hidup..”

Apa itu psikopat? Adakah engku tahu? Sudilah beritahu kami..

Kami sangat mengagumi akting Jake Gyllenhaal dalam filem ini. Dalam setiap filem yang dibintanginya, Jake selalu memerankan karakter yang berbeda. Di republik ini ada satu aktor – dalam pandangan kami – yang serupa Jake ini yakni Reza Raherdian. Perannya dalam filem My Stupid Bos banyak disanjung orang, setiap filem yang dibintanginya selalu berlainan karakter yang diperankannya.

Akhir dari filem ini tiada serupa dengan dugaan kami, tampaknya penulis skenario dan sutradaranya berpihak kepada Lou. Ia selamat dan berhasil lolos dari sangkaan penyidik polisi, kemudian berhasil membangun perusahaan sendiri Video News Production. Dengan mempekerjakan 3 orang karyawan.

Filem ini membuktikan bahwa seseorang dengan keterbatasan tertentu tetap dapat melaju menuju kejayaan asalkan teguh pada hati, sikap, dan pendirian. Namun satu dalam filem ini yang tiada boleh ditiru yakni kita mesti mengutamakan hati dan moral.

Terdapat beberapa kutipan percakapan pada filem ini yang menarik hati kami, yakni:
1) Ada hal-hal baik tentang seorang diri, engkau punya waktu melakukan hal-hal yang engkau hendaki serupa belajar dan membuat rencana. Tapi engkau tiada dapat makan malam bersama serupa sekarang, atau berhubungan langsung dengan orang lain. -Lou kepada Nina-

2) Engku harus bergaul dengan orang lain dalam hidup engku, sungguh. Engku mesti bercakap seperti kepada manusia sewajarnya.
Karena cara engku itu terlalu kaku dalam memandang suatu keadaan. Engku memang demikian orangnya. Permasalahannya engku, engku tiada mengerti perasaan orang lain, pahamkah engku? -Richard kepada Lou-

3) Bagaimana kalau malah saya bukannya tak memahami orang lain, tetapi karena saya tiada suka akan mereka?
Saya pikir, engkau mesti faham apabila engkau telah bersetuju untuk ikut serta dalam suatu perkara lalu engkau putuskan untuk mundur disaat sedang berada dalam masalah besar, maka itu merupakan suatu kesalahan. -Lou kepada Richar-

Watching Nightcrawler

View on Path

TRailer:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s