Boring

Cigarette

Masing-masing orang memiliki cara berfikir tersendiri, memiliki landasan pemikiran tersendiri, dan memiliki sudut pandang sendiri pula. Fikiran itu memang unik dan penuh tanda tanya, terkadang orang merasa heran dengan apa yang difikirkan seseorang. Lawak diorang belum tentu lawak pula oleh orang lain. Terkadang orang nan merasa lebih pandai atau tercerahkan acap menghakimi cara berfikir orang lain yang dianggapnya rendah.

Seorang kawan kami baru saja mengalami, dia meanggap suatu hal itu aneh dan agak sumbang sehingga dia menertawakannya. Karena patut untuk ditertawakan, menjadi bahan olokan. Namun orang yang menjadi pangkal dari ini semua berujar “Kita semua sudah dewasa disini, jadi tiada yang sumbang disini, kecuali tuan berfikiran demikian” ujarnya mencemooh di hadapan orang ramai.

Itu merupakan salah satu contohnya, banyak pada masa sekarang yang janggal, sumbang, terpantang, serta tak lazim menjadi biasa dan lazim. Pergeseran nilai kata orang, semakin liberal kata nan lain.

Ada pula nan lain, kali ini perihal rokok. Seorang engku pernah memberikan kesaksian bahwa kalau berhenti merokok justeru sakit dia. Nan lain ikut berkisah “Kalau awak tak merokok maka tiada bersemangat serta tiada segar awak inj. Namun apabila dihisap itu rokok maka akan segar badan kemudiannya..”

Ada-ada saja,.

Ada pula nan mengatakan kalau merokok ataupun tidak tuan takkan mati. Sampai umur tuan baru mati tuan itu..

Dari beberapa kisah ini kita dapat melihat betapa beragam isi kepala orang. Serupa kata pepatah, rambut tuan boleh sama hitam tapi isi kepala tuan berlainan.

Tuan tentu bertanya “Gerangan apa hubungan gambar dengan tulisan ini? Judulnyapun tiada berhubungan.”

Memang tiada sebab gelas itu hanyalah gelas dari seorang Ahli Hisab (perokok). Kalau kami beri gambar orang merokok takut kami kalau disangka menyuruh orang merokok. Zaman sekarang saja orang merokok sudah kena sensor rokoknya itu.

Tulisan ini hanyalah pelipur lara, mohon maaf karena tiada hubungan judul dengan gambar dan tulisan. Serta tulisan inipun terbagi dua pula, hanya pada bagian terakhir yang ada hubungan sama judul. Maklumlah sedang gundah gulana nan menulis..

View on Path

Advertisements

One thought on “Boring

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s