Kisah Tengah Hari

After Lunch || Mei 11, 2016

Seperti biasa di beberapa pekan ini selepas tengah hari mendung selalu datang menyambangi bandar kami. Bagi yang keluar akan terkurung di luar, bagi yang tetap di dalam kantor maka akan aman sentosalah ia, kecuali bagi yang punya kepentingan di luar kantor tentulah tertahan ia.

Dan pada hari Rabu ini pada jam istirahat tengah hari yang biasanya lengang, kami dikawani oleh beberapa orang kawan. Ada yang belum lapar mungkin karena banyak makan kudapan, ada yang hendak makan pulang namun tertahan karena ada hal yang hendak diperbincangkan dengan kawan nan lain, dan ada yang sudah makan.

Adalah Saidi Palindih dan St. Pangulu kawan kami yang biasa beradu pendapat. Sudah lama mereka tiada melakukan olah raga otak maka tengah hari ini mereka lampiaskan rindu dendam itu. Kami dan beberapa orang kawan nan lain hanya tersenyum sambil terkadang tertawa terbahak-bahak melihat ulah mereka. Sungguh suatu tontonan nan menakjubkan.

Sebelumnya seorang kawan nan gedang karengkang telah pula bertura-tura (ngomel) karena suatu perkara. Kami dan seorang kawan hanya tersenyum saja. Ia hanya berani bercakap di belakang induk semang saja, di hadapan induk semang ekornya disembunyikan dibawah kedua selangkangnya. Selepas itu mencari kambing hitam pula lagi, digedangkannya matanya nan agak sipit itu ke arah kami. Apapulalah ini, orang gila belum makan obat, obat kok dimakan? Obat itu diminum atau ditelan dengan bantuan air.

Namun ketiga orang kawan nan ada pada gambar ini bukanlah orang gila. Salah seorang dari mereka ialah St. Pangulu sedangkan nan dua lagi ialah kawan tempat kami bertukar gerah (canda). Saidi Palindih dan si gedang karengkang sudah raib dari kantor tatkala gambar ini kami ambil.

Demikianlah tuan, awan gelap sudah mulai bertambah banyak berdatangan namun tiada lagi datang hujan. Mungkin sebentar lagi atau mungkin tiada datang, sekadar menakut-nakuti saja. Bagi kami, tiada mengapa sebab udara menjadi sejuk dan hujan itu nikmat. Alam sangat cantik dikala hujan.

I Love Rain,. – at Belakang Balok Bukittinggi

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s