Filem De Ja Vu

Picture: Here

Filem ini telah lama dikeluarkan, kalau kami tiada salah pada tahun 2006 – sepuluh tahun nan silam – dimana ketika itu kami masih berkuliah. Kami mendapatkan filem ini melalui sebuah rental video cd di bandar kami. Hanya sekali menengoknya selepas itu tiada lagi. Sehingga kami agak sedikit lupa perihal kisahnya.

Filem ini mengisahkan perihal penyidikan nan dilakukan oleh FBI bersama seorang agen ATF nan bernama Doug Carlin (Denzel Washinton). Tim ini diketuai oleh  Paul Pryzwarra (Val Kilmer).[1] Penyidikan ini melibatkan seperangkat teknologi nan dikembangkan oleh ilmuwan di FBI. Teknologi ini memungkin para penyidik untuk melihat ke masa lalu, mungkin karena inilah filem ini berjudul DeJaVu. Namun hal tersebut tiada dijelaskan kepada Doug, nan mereka katakan bahwa ini rekaman gambar bergerak dari beberapa sumber (kamera pengawas, satelit, dan lain sebagainya).

Dalam melakukan penyidikan, Doug tampaknya jatuh hati kepada salah seorang korban perempuan nan bernama Claire Kuchever. Semenjak mula penyidikan, Si Molek Claire inilah nan disuruh cigok[2] (awasi) oleh Doug. Terkaan Doug benar, melalui Claire inilah akhirnya mereka mendapatkan pelaku pemboman.

Akhirnya si pelaku berhasil ditangkap dan kamipun terpana, kenapa? Ternyata nan memerankan pelaku berdarah dingin ini ialah Jim Caviezel yang memerankan Jhon Reese dalam serial tipi Person of Interest. Dan dalam filem ini gayanya masih tetap tenang serupa peran Jhon Reese nan dimainkannya.

Kita kembali ke Doug nan sedang kasmaran, dia marah tatkala Kepala Tim memutuskan untuk membubarkan tim dan menghentikan penyidikan. Alasannya sederhana, pelakunya telah ditangkap. Namun tidak bagi Doug, dia berkeinginan untuk menyelamatkan Si Molek.

Atas bantuan Dr. Alexander Denny (Adam Goldberg) ia akhirnya dikirim ke masa lalu. Suatu proses nan belum pernah mereka lakukan – sebelum ini mereka hanya pernah mengirimkan selembar kertas – selain karena banyak memakan energi listrik, juga setelah sampai di masa lalu kita tak dapat kembali lagi (Ingat engku, ini bukan mesin waktu).

Setelah sampai di masa lalu, tampaknya kepingan keanehan nan kita temui di awal filem terjawab. Seperti tulisan di dinding lemari es rumah Si Claire, banyaknya sidik jari Doug nan terdapat disana, kain berlumuran darah, dan lain sebagainya.

Selain menyelamatkan Si Molek, Doug juga berkeinginan untuk menyelamatkan korban nan ada di atas fery. Setelah menempuh perjuangan nan cukup berat akhirnya mereka berhasil. Carroll Oerstadt sang teroris nan diperankan oleh Jim Caviezel mati dan demikian pula dengan Doug, dia mati terjebak dalam oto[3] van yang terbenam di dalam air. Tak sempat keluar akhirnya ia ikut meledak.

Di akhir filem, Claire sangat berduka atas kematian orang nan baru dikenal dan menyelamatkan hidupnya itu. Dan ketika diberi tahu oleh salah seorang petugas kepolian kalau ia dapat pergi setelah ditanyai oleh petugas nan akan datang ia terkejut. Karena nan datang ialah Doug, orang nan baru saja meledak di dalam air. Tragis memang..

___________________

[1]Sangat mengejutkan melihat Val Kilmer nan dahulu gagah menjadi bulat serupa om-om. Dahulu ia beradu gagah dengan Tom Cruise dalam filem Top Gun. Dan tampaknya Tom Cruise memang seorang pesolek, ia berhasil mempertahankan bentuk badannya serupa dahulu.

[2] Intip, karena memang ini merupakan kegiatan pengintipan. Bahkan tatkala Si Claire sedang mandipun menjadi tonton bagi para tim penyidik.

[3] Mobil

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s