Kisah Sedih Lukisan Bung Hatta

Lukisan Bung Hatta dengan senyuman manis beliau
Lukisan Bung Hatta dengan senyuman manis beliau

Di hari kelima hari raya ini kami memiliki kisah mengesalkan di Rumah Bung Hatta, tempat kami bertugas selama cuti hari raya ini. Entah kenapa hari ini juster tamu-tamu banyak yang datang berkunjung padahal menurut cerita dari kawan-kawan hari Ahadlah puncak keramaian di Bukit Tinggi ini. Mungkin berlainan yang berlaku disini..

Para pengunjung yang datang ke Rumah Bung Hatta ini biasanya ialah rombongan keluarga, rombongan remaja belia, rombongan orang tua, dan kadang-kadang pasangan kekasih serta sesekali rombongan kanak-kanak. Demikianlah yang berlaku di Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta ini.

Selepas Zuhur tatkala kami kembali ke Rumah Bung Hatta, kami dapati orang ramai datang berkunjung “Duhai, kenapa tatkala awak sedang pergi orang ramai datang..” keluh kami kepada Saidi Palindih. Begitu sampai segera kami berjalan ke belakang mengawasi para pengunjung, rangkayo Des beserta Engku Akmal duduk di depan menerima pengunjung. Engku Akmal ialah pengawas kami.

Ramai orang di belakang, kami awasi satu-persatu dan selepas itu kami naik ke lantai dua, di lantai ini orang lengang. Kemudian kami tegak-tegak di teras belakang sambil mengawasi keadaan di dalam ruangan di di bawah. Orang terus berganti-ganti turun dan naik ke lantai dua. Kemudian kamipun berjalan-jalan ke dalam memeriksa dua buah bilik yang terdapat disana, biasanya ada pengunjung nakal yang suka memegang-megang koleksi yang sudah jelas-jelas tak boleh dipegang. Selepas itu kami tegak-tegak di ruang tengah, mengawasi pengunjung.

Tak berapa lama selepas itu, masuklah dua orang remaja ababil, salah seorang dari mereka masih menggenakan helem, sungguh aneh, suka sekali dia pakai helem. Mereka membawa seorang adik perempuan mereka yang masih kanak-kanak, mungkin berusia sekitar 5-6 tahun. Mereka masuk ke dalam Bilik Kelahiran Bung Hatta, berfoto-foto agak lama.

Perasaan kami tiada tenang semenjak melihat kedua remaja ababil ini semenjak dari lantai satu. Kami coba berjalan melintasi pintu bilik, tampaklah salah seorang dari mereka sedang berpose sambil duduk di kursi meja rias. Kami tiada tahu apakah itu diperbolehkan, perasaan kami mengatakan tidak diperbolehkan namun kami coba menahan diri “Biarkan saja mereka..” kata suara dalam hati kami.

Kemudian mereka keluar dan tampaklah oleh mereka lukisan Bung Hatta yang sedang tersenyum manis. Segera mereka bersiap-siap hendak berfoto lagi, duhai gaya mereka, semoga kami dan keluarga dijauhkan dari perilaku dan orang-orang serupa ini. Amin..

Selepas itu gantian, yang seorang hendak berfoto jua. Maka segera ia menuju ke lukisan Bung Hatta sambil tersenyum naka kedua tangannya diangkat dan dia bergaya hendak mencubit kedua pipi Bung Hatta namun agaknya dia berubah fikiran. Satu tangan saja yang dipakai untuk mencubit pipi Bung Hatta, mulut tersenyum nakal dan satu tangan dipinggang sembari bergaya binal.

“Dik, itu tak sopan..!!” seru kami sambil memandang tajam ke arah mereka. kedua gadis binal ini bukannya takut malah tertawa cekikikan. Gaya mereka ubah.. astagfirullah..

Sampai ke bawah mereka masih tertawa cekikikan, persis serupa perempuan jalang yang kami tonton di filem atau sintron di tifi-tifi.

Tiada habis fikir kami, ada apa dengan generasi muda sekarang. Tiada tahu dengan etika dengan yang patut. Apa patut mereka bersikap serupa itu kepada lukisan Bung Hatta. Bung Hatta bukan artis kesayangan mereka yang dapat mereka perlakukan sesuka mereka, beliau ialah Bapak Bangsa, Founding Father bangsa ini. Inilah akibatnya kalau Pendidikan Moral Pancasila dan Budi Pekerti tiada lagi diajarkan di sekolah-sekolah.

Generasi serupa ini masih banyak disekitar kita, masih banyak. Sungguh berat tugas kita untuk membimbing mereka Ke Jalan Yang Benar..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s