Kerbau Jepang

Tukang Bajak
Tukang Bajak

Kami memiliki salah satu kawasan favorit yang suka kami lalui atau bersengaja lalu ke sana. Kawasan persawahan yang berdindingkan bukit barisan. Jalannya kecil, apabila dua buah oto[1] berselisih maka mereka mesti berhati-hati, kalau tidak, salah satu akan masuk ke dalam sawah.

Kawasan ini terletak di Nagari Salo, berbatasan dengan kampung kami di Nagari Kamang. Jalanan yang sering kami lalui lengang, maklumlah kampung. Justeru disini nikmatnya, kami tiada suka dengan tempat nan ramai.

Sungguh indah pemandangan di kawasan ini, beberapa telah kami ambil gambarnya.

Ketika kami lalu pada suatu tengah hari, kami mendapati suasana yang berbeda. Sekumpulan burung bangau tampak berdiri mengelilingi sepetak sawah. Sungguh aneh, burung bangau biasanya datang mencari makan ke sawah-sawah pada pagi hari namun tatkala tengah hari telah menjelang mereka masih tetap bertahan. Ada apa gerangan?

Rupanya sawah nan sepeta itu sedang dibajak oleh tukang bajak. Dua orang mesin yang dijalankan oleh dua orang sedang membajak sawah. Kata orang kampung kami, mesin bajak ini ialah “Kabau Japang”[2]_

Dahulu sebelum kedatangan mesin bajak ini, sawah-sawah di kampung kami dibajak dengan menggunakan kerbau. Tatkala masih kanak-kanak masih kami dapati orang membajak sawah dengan menggunakan kerbau. Sekarang sudah jarang kalau tak hendak dikatakan tiada. Pernah tersua oleh kami – sekitar setahun nan silam – seorang petani di daerah Tanah Data menjelang Batu Sangkar – membajak sawah mereka dengan menggunakan kerbau.

Sungguh asyik tampak oleh kami tukang bajak membajak sawah. Mereka tampak berselancar di dalam sawah, sepertinya kaki mereka menginjak sesuatu yang ditarik oleh mesin bajak. Sayang mata kami tiada dapat menangkapnya.

Tampak di kami, para petani pemilik sawah sedang duduk-duduk di tepi jalan, berteduh dari sengatan matahari tengah hari pada beberapa tanaman rindang. Salut kami, di bulan puasa ini mereka masih sanggup ke sawah, bersama anak-anak mereka pula itu.

Tampaknya sawah akan langsung mereka tanami begitu selesai dibajak. Hal ini terbukti pada keesokan harinya, tatkala kami lalu di tempat ini padi telah tertanam.

Salo_rab8jul15

[1] Mobil

[2] Kerbau Jepang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s