Menjemput Magrib di Pantai Pasia Putiah

16Pada suatu hari Sabtu kami bersama isteri pergi mengunjungi sebuah pantai di Kota Padang, Pandai Pasir Putih namanya. Dahulu kami dan isteri pernah mengunjungi pantai ini, sekarang ia minta dibawa kembali, teragak[1] ia agaknya. Dahulu kami mendatangi pantai ini tatkala mendung sedangkan pada petang hari ini, hari cukup cerah, matahari bersinar terang membuat hari sehari ini cukup panas.

Dengan mengendarai onda yang dipinjam dari adik isteri kami, kami berangkat. Kami menyukai suasana pantai ini karena belum banyak dikenal oleh orang-orang. Memang cukup ramai orang-orang datang bermain-main melepas petang namun tidak seramai di Pantai Padang. Pedagang belum banyak dan tidak ada tukang parkir ataupun pengamen yang merusak kenikmatan hari.

19Kami mencari kawasan yang cukup tenang, cukup jauh juga kami kendarai onda ini. Maka dapatlah tempat yang cukup menawan, lengang, hanya beberapa orang saja. Keadaan demikian membuat kami semakin menikmati suasana, bebas mengambil gambar ataupun berfoto bersama isteri kami.

Tak terasa hari telah beranjak senja, kami segera bergegas untuk kembali pulang. Ingin berlama-lama namun tiada dapat agaknya. Semoga kami mendapat kesempatan lagi untuk mengunjungi pantai ini.

[1] Rindu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s