Dikira Pedagang Batu Akik

Ilustrasi Gambar: Internet*
Ilustrasi Gambar: Internet*

Adalah sudah menjadi kebiasaan bagi kami apabila baru sampai dari Padang pada suatu tengah hari maka kami akan menunaikan Shalat Zuhur di masjid terdekat dan kemudian melepas lapar di kedai makan di sebelah masjid. Kedai ini telah acap kali kami datangi, baik ketika hendak berangkat ke Padang maupun pulang dari Padang sehingga engku pemilik kedai beserta isterinya sudah hafal dengan muka kami. Setiap kami datang selalu disambut dengan senyum, mungkin karena engku pemilik kedai memang murah senyum.

Pada suatu hari Senin, karena sesuatu hal kami terlambat pulang, seharusnya Ahad kemarin kami pulang dari Padang. Selepas dari masjid kami datangi kedai makan langganan kami untuk melepas lapar, seperti biasa si engku tersenyum mendapati kami. Selepas melahap nasi beserta samba[1]nya kami teringat dengan sesuatu yang mesti dibeli, kami berniat hendak mencarinya di Pasar Atas nanti, namun masih ragu. Kamipun bertanya kepada engku pemilik kedai. Beliaupun menerangkan dan menyarankan sebaiknya mencari di Pasar Aur Kuning.

Selepas bercakap-cakap demikian, tiba-tiba si engku bertanya kepada kami “Kenapa engku terlambat hari ini?”  dengan tersenyum.

“Ah.. ada sesuatu hal engku..” jawab kami.

“Tiada dibawa batu akiknya engku? sudah engku tukarkah barang dagangan engku?” tanya engku itu ingin tahu.

Mendengar pertanyaan yang demikian kami terkejut “Alamak, dikira pedagang batu akik kami kiranya..” seru kami dalam hati. Memanglah kami selalu membawa tas ransel yang selalu kelihatan penuh isinya. Mungkin dikira oleh si engku kalau isi tas kami tersebut ialah barang dagangan.

“Iya engku, demikianlah..”jawab kami sambil tersenyum menahan gelak.

Sungguh senang hati kami karena menurut si engku kami ini memiliki pembawaan seorang pedagang, walaupun itu pedagang keliling, pedagang batu akik lagi. Kalaulah ada diantara engku-engku yang hendak mencari dan membeli batu akik, marilah hubungi kami Insya Allah akan kami usahakan mencarinya.

* http://www.uniknih.com/2014/03/jenis-batu-akik-dan-cara-membedakan.html

1. Lauk

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s