Suatu Senin di Koto Baru

Keadaan di Pasar Koto Baru pada suatu Senin
Keadaan di Pasar Koto Baru pada suatu Senin

Koto Baru ialah nama salah satu nagari di Kabupaten Tanah Data yang berbatasan langsung dengan Kab. Agam dan letaknya tak jauh dari Kota Bukittinggi, mungkin sekitar 10 KM jaraknya. Nagari ini terletak di jalan lintas yang menghubungkan Kota Bukit Tinggi dengan Kota Padang Panjang. Hawanya sejuk sehingga tiada salah menjadi pusat bagi pemasaran beraneka ragam jenis sayur-sayuran yang dihasilkan oleh penduduk setempat. Ramai orang datang ke pasar negeri ini guna membeli sayur-sayuran yang telah terkenal tersebut, pasar yang kami maksud terletak tepat di tepi jalan yang menjadi penghubung antar kota di propinsi ini.

Pasar di Nagari Koto Baru selalu diadakan pada setiap hari Senin, mengingat ramainya orang berjual-beli ke pasar tersebut ditambah letak pasar yang terletak di tepi jalan maka banyak orang-orang yang hendak berpergian atau memiliki suatu urusan menuju ke Padang atau Padang Panjang menjadi berfikir untuk berjalan karena dapat dipastikan akan selalu macet. Baik itu kendaraan yang dari arah Bukit Tinggi ataupun yang dari arah Padang Panjang, pasti terhenti agak beberapa saat.

1Syukur pada perjalanan kami pada pagi ini kami tiada lama terjebak macet, mungkin sepuluh hingga lima belas menit. Namun dahulu, di bulan puasa nan lalu kami pernah terjebak macet hingga hampir satu jam lamanya. Untung berada dalam oto yang ada acnya,[1] sehingga tiada begitu menderita, dan untung pula dikawani oleh isteri kami.

Sebenarnya telah dibuat oleh pemerintah setempat pasar baru yang lebih bagus yang jaraknya tidak pula begitu jauh, mungkin hanya 10 m dari badan jalan. Dapat ditengok langusung dari jalan besar. Jaraknyapun tidak begitu jauh dari pasar lama, namun hingga kini pasar baru tersebut tiada pernah dipakai oleh orang, entah kenapa sebabnya. Ada yang mengatakan karena letaknya diatas tebing sehingga membuat orang enggan kesana, namun itu hanyalah sekadar kabar angin atau kabar burung, atau orang di sana yang menyebutnya dengan desas-desus atau kerennya rumour’s belaka.

Telah banyak yang merasa tergaduh, sudah banyak yang mengeluh, namun agaknya keadaan tetap serupa sedia kala, tiada berubah. Kami nan pandir ini tiada faham dimana letak kesalahannya.

1. Sebenarnya AC oto kami tiada begitu dingin lagi

Advertisements

One thought on “Suatu Senin di Koto Baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s