A Flower 4 The Chief

Keadaan di hadapan kantor kami
Keadaan di hadapan kantor kami

Pukul sebelas di hari Senin ini, kantor kami kedatangan rombongan orang berbaju merah dengan diimami oto partoli polisi beserta pekikan serinenya yang menarik banyak perhatian di Kawasan Belakang Balok. Kami tiada tahu, ketika itu kami sedang ditelpon oleh isteri kami, sedang memakai terompah pula, pegawai diharamkan memakai terompah di  jam kerja, tiada patut. Ragu hendak masuk, takut kena marah, namun akhirnya  kami masuk jua.

Rupanya rombongan ini tiada sampai masuk ke  dalam ruangan kantor, hanya sampai teras saja diterima oleh Engku Kepala dan Sekretaris. Mereka memberikan sekuntum bunga kepada Engku Kepala dan kemudian saling tertawa dan tersenyum, selepas itu bersalaman dan akhirnya pergi. Sungguh tamu yang aneh, mungkin mereka faham akan kondisi kantor kami yang tiada memiliki ruang tamu sedangkan jumlah rombongan mereka mungkin mencapai puluhan orang. Kalau begitu mereka ialah orang-orang yang bijak, terima kasih engku-engku.

Engku Kepala bersalaman dengan rombongan PHRI
Engku Kepala bersalaman dengan rombongan PHRI

Selepas semua anggota rombongan bersalaman dengan engku kepala, anggota mereka yang terakhir maicia karena hendak mewawancarai Engku Kepala. Dengan menggunakan hape bebenya sebagai perekam maka mulailah si engku muda ini mewawancarai Engku Kepala kami. Adapun kami sibuk mengambil gambar mereka berdua, selepas diwawancarai kami tanyai kepada Engku Kepala perihal tetamu barusan “Mereka berasal dari PHRI..” kata Engku Kepala.

“Apa itu PHRI engku..?” tanya kami pandir

Sambil menengok sekejap ke arah salah seorang kawan yang baru saja keluar dan sedang bercakap-cakap dengan engku sekretaris, Engku Kepala menjawab “Hm.. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia..” jawab beliau kepada kami.

Ketika selepas diwawancarai tadi, hanya beberapa saat sebelum kami wawancarai pula, Engku Kepala ini sempat melihat ke bawah ke arah kaki kami yang berterompahkan Tarompa Japang.* Kami sempat cemas namun untunglah dihiraukan saja oleh Engku Kepala kami ini.

Engku Kepala sedang diwawancarai
Engku Kepala sedang diwawancarai

Demikianlah, adapun perihal dan maksud kedatangan rombongan tersebut kami tiada tahu, belum sempat menanyakan kepada Engku Kepala. Mungkin nanti kami tanyakan. Namun yang pasti, hari ini ialah hari jadi Persyarikatan** mereka yang ke-46.

*Sandal jepit karet

** Syarikat berasal dari Bahasa Arab yang berarti Berkumpul, atau Perkumpulan. Dimasa sebelum kemerdekaan segala organisasi apakah itu yang bersifat politik, sosial, keagamaan, ataupun pendidikan disebut dengan syarikat atau persyarikatan. Perlahan-lahan kemudian mulai diadopsi kata dari Bahasa Inggris, organisasi.

4

3

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s