Si engku nan mencari rupiah

Si engku
Si engku

Pada suatu pagi di kantor kami, ketika itu kantor agak ramai karena sedang ada acara serah terima antara pejabat, telah terjadi mutasi. Pagi itu berangin-angin, agak mendung, dan suhu udara agak dingin. Namun walau dingin, tak banyak yang memakai jaket, diantara yang tak banyak itu, kami merupakan salah satunya.

Ketika itu kami hendak keluar dari kantor, mengambil kamera saku di atas oto, ketika berada di teras muka kantor kami berpapasan dengan seorang engku-engku yang menjinjing satu papan tulis di tangan kanannya serta mengapit selebihnya di ketiaknya. Seorang pedagang keliling, sudah berumur sekitar empat puluh tahunan, kulit sawo tak begitu matang, rambut agak ikal disisir kebelakang, tinggi sekitar 165 cm, bersepatu kulit warna hitam, celana dasar, dan baju kaos berkrah. Jumlah anak dan isteri kami tiada tahu demikian pula alamat rumahnya, karena kami tiada bertanya hanya menyapa dengan senyuman saja.

Ketika kami baru keluar dari kantor, si engku menyapa dengan senyuman dan menyodorkan dagangannya kepada kami. Kami menggeleng sambil tersenyum, kemudian beliau masuk namun belum beberapa langkah beliau ditangkap ragu dan kembali keluar “Sedang ada rapat orang agaknya” mungkin demikian kata hati si engku.

Di dalam kantor
Di dalam kantor

Tak berapa lama kemudian acara kami di kantor usai, namun orang masih ramai tegak-tegak ada yang sedang bersalamana dan ada jua yang bercakap-cakap sambil tegak-tegak. Dan si engku kembali datang dengan dagangannya, masuk ke dalam kantor namun tidak sampai ke dalam. Di ruang depan beliau mencoba menawakan dagangannya kepada beberapa orang kawan kantor namun tiada membuahkan hasil. Beliau akhirnya kembali ke luar.

Demikianlah, entah berapa orang anak, isteri, dan tanggungan si engku. Tiada jam tangan melinkar di pergelangan tangannya apalagi cincin batu akik, tak satupun. Sama dengan Saidi Palindih yang tiada berjam tangan ataupun bercincin batu akik. Semoga Allah meringankan langkah, melapangkan jalan, mempermudah urusan, dan menambah rezkinya, amin..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s