Mesin Bordir

Ilustrasi Gambar; http://kymproject.blogspot.com/2011/10/bordir-computer-pengenalan.html
Ilustrasi Gambar; http://kymproject.blogspot.com/2011/10/bordir-computer-pengenalan.html

Hari Jum’at selepas wirid di kawasan Balai Kota kami mendapat tumpangan dari induk semang kami ketika hendak kembali ke kantor. Rupanya kami tiada langsung menuju kantor melainkan singgah dahulu ke sebuah UPTD yang berada dibawah naungan salah satu instansi (SKPD) di kota kami. UPTD ini membawahi bidang kerajinan dan usaha kecil, berkantor di sebelah RS. Ahmad Muchtar, di bekas gedung perpustakaan Bung Hatta yang lama.[1]

Disini kami mendapat sebuah mesin besar yang digunakan untuk membordir kain, sungguh menarik perhatian kami karena selama ini kami hanya memandang dari jauh saja, sekarang langsung kami amati dari dekat. Sungguh dengan bantuan mesin ini banyak kain dapat dibordir dalam waktu singkat, cukup satu orang saja ditempatkan untuk mengawasi kalau mesin terhalang bekerja seperti benang yang habis, benang yang lepas dari jarum, atau lain-lain persoalan kecil yang biasanya langsung dapat teratasi.

Mesin ini bekerja menggunakan program dari komputer, tatkala kami tanyakan berapa harga mesin ini, kami tercengang, M[2] hitungannya. Petugas yang kami tanyai angkanya mendekati tiga, namun di dalam oto induk semang kami bercerita perihal permintaan yang telah menumpuk, Ketua UPTD mengeluhkan harga mesin yang hampir satu em hitungannya. Entah mana yang benar.

Melihat mesin yang serupa ini kamipun bertanya perihal teknisinya, petugas yang kami tanyai berkata “Kalau teknisi dikita belum ada, hanya tukang servis saja baru. Beberapa bulan nan silam kami mengganti ini..” katanya sambil menunjukkan satu bagian pada perangkat komputer yang terangkai pada mesin “ kena kami lima juta..” lanjutnya.

Sungguh takjub kami, serupa kanak-kanak menemukan suatu mainan yang menarik hati, tiada lepas mata mengamati. Demikianlah kelakukan kami pada pagi Jum’at itu.

Teringat oleh kami dengan harganya yang mahal, manakan sanggup orang membelinya. Dan juga  kami merasa cemas apabila semua pekerjaan ini telah ditangani oleh mesin, tentulah tenaga manusia tiada terpakai lagi. Bagi kami buatan manusia apabila kita bandingkan dengan buatan mesin tentulah berbeda. Manusia mengerjakan dengan segala kesabaran, ketabahan,  dan ketekunan adapun mesin dengan segala kecepatan dan kesempurnaan.

[1] Gedung Perpustakaan Bung Hatta yang baru terletak di dalam Kawasan Balai Kota di Bukit Gulai Bancah.

[2] Miliaran

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s