Cigarette sist..?

Ilustrasi Gambar: Internet
Ilustrasi Gambar: Internet

Pada suatu pagi di kota rang Agam ini kami menaiki sebuah angkot menuju ke kantor, hari itu ialah hari Jum’at maka dari itu kami tiada membawa kendaraan ke kantor, hendak langsung berangkat ke Padang selepas pulang kantor. Tatkala sedang asyik-asyik termenung di dalam angkot, perhatian kami tertarik kepada sesosok yang duduk di sebelah sopir. Seorang perempuan yang tiada jelas rupanya seperti apa, namun kami yakin pastilah gadis remaja, menggenakan jilbab, dan memakai baju kaus lengan panjang. Kami pertajam pemandangan dari mata yang telah rabun ini, terlihat pantulan bayangan si perempuan dikaca muka oto, ada asap melayang-layang dari arah tempat duduknya, merokokkah ia?

Kami pandangi terus, kaca samping dinaikkan dua pertiga, dan tiba-tiba tampak oleh kami tangan yang kami yakini kepunyaan siperempuan, memetik sebatang rokok antara jari telunjuk dan jari tengah di tangan sebalah kanannya, tangan tersebut meletakkan bungkus rokok ke dashboard. Astagfirullah, sudah hendak kiamatkan negeri ini? di Minangkabau ini? kemanakah ia Adat Basandi Syara’ – Syara’ Basandi Kitabullah itu?

Bayangan beberapa bulan yang silam tersebut kembali melayang-layang dikepala kami yang telah ditumbuhi beberapa helai uban ini tatkala pada suatu Ahad kami baru sampai dari Padang. Naik sebuah angkot dari jurusan yang berlainan dari jurusan yang kami naiki beberapa bulan yang silam. Di atas angkot tersebut hanya ada seorang penumpang, seorang ibu-ibu, tatkala kami naiki. Penumpang baru naik tepat ketika angkot berhenti tak jauh dari Kantor Balai Kota Lama, di hadapan sebuah Tanah Lapang. Naik seorang gadis yang menurut perkiraan kami berumur belasan atau awal duapuluh tahunan, bercelana ketat, memakai jaket parasut hitam yang mengembung, serta dengan potongan rambut di atas bahu, tomboy dia agaknya.

Beberapa meter angkot berjalan, beberapa meter lagi kami akan turun, tiba-tiba si gadis mengeluarkan sebungkus rokok. Memukul-mukul bungkusnya ke punggung tangan dan kemudian membuka bungkusnya. Semenjak si gadis memukul-mukul bungkus rokok tersebut ke punggung tangannya, ibu-ibu yang duduk tepat di hadapannya memandangi si gadis dan bungkus rokok yang ada ditangannya tersebut secara bergantian, matanya terbelalak, sambil sesekali memandang kami, kami hanya tersenyum sedih “Tiada dapat berbuat apa-apa awak..” itulah makna tatapan balasan kami.

Adapun dengan si gadis, diam pura-pura tak mengetahui atau memang tiada mengetahui, yang pertama kami lebih yakin. Alhamdulillah akhirnya kami turun, terbebas dari pemandangan mengejutkan yang kami dapati beberapa detik yang lalu.

Dalam hati kami berfikir, bertanya “Ada apa dengan Minangkabau sekarang? ada apa dengan negeri kami ini?” Sebelumnya kami telah mendapati pula dua orang perempuan dewasa yang perokok, kenalan kami, kawan kami bahkan. Sedih dan kesal karena kami tiada memiliki keberanian untuk menasehati, mereka jauh lebih tua dari kami.

“Ibu menteri saja merokok, kenapa pula kami ditegah untuk tidak merokok..?” jawab suatu suara yang tiada kami kenal “Antahlah piaak..”

Advertisements

2 thoughts on “Cigarette sist..?

  1. Reblogged this on shahira site's and commented:
    Aku pernah mendengar ada perempuan yang juga perokok, setidaknya seorang nenek-nenek didekat rumah ku yang sudah almarhum. Ada juga beberapa orang yang aku dapat kabarnya dari tivi entahkan dia artis atau orang biasa. Dilingkungan kami perempuan merokok sangatlah tidak baik, entahlah kalau sudah terjadi pergeseran nilai dalam norma-norma masyarakat sekarang. Semoga kami dan keluarga terjauhkan dari perkara yang demikian, Amin..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s