Bensin oh bensin..

Ilustrasi Gambar: Internet
Ilustrasi Gambar: Internet

Dua pekan sebelum berakhirnya bulan Januari di tahun 2015 ini merupakan salah satu pekan tersulit, apa pasal? Minyak payah didapat, antrian di tempat pengisian bahan bakar minyak serupa pembagian sembako di tivi-tivi. Setidaknya perkara demikian yang kami dapati di kota tempat tinggal kami, Bukit Tinggi.

Adik kami telah menjadi korban pada hari kedua pekan nan silam, oto buruk kami merajuk, tiada hendak hidup, habis makannya, tiada dapat dia berjalan. Terpaksalah kami keliling kota mencari-cari bensin agar supaya oto buruk kami tiada merajuk lagi. Hendak berjalan dia lagi..

Keluhan setap orang sama “Kemana hendak kita mencari bensin lagi?” atau “SPBU mana yang ada bensinnya” atau “Sepanjang apakah antrian membeli bensin?”

Memang demikianlah yang berlaku, sebagai orang biasa, kita hanya dapat berpasrah diri, menanti agar bensin normal kembali pasokannya.

Entah telah berapa banyak oto dan onda yang kehabisan bensin, entah telah berapa lama orang-orang menanti di SPBU, entah telah kemana saja mereka mencari bensin demi kendaraan mereka dapat tetap berjalan.

Inilah akibatnya apabila setiap langkah kita dipengaruhi oleh bensin, padahal dibeberapa negara telah dikembangkan bahan bakar lain seperti bio-diesel ataupun kendaraan listrik, bagaimana dengan negeri kita? bilakah kiranya?

Advertisements

One thought on “Bensin oh bensin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s