Termenung..

 

engku termenung

 

Tatkala berjalan dari arah Rumah Potong di Kota Bukit Tinggi kami tanpa sengaja lalu di hadapan seorang engku yang rupanya sedang duduk termenung di bawah sebatang pohon pelindung di tepi jalan. Dari jauh kami pandangi engku ini dengan sedih “Mungkinkah engku ini sedang menanggung suatu masalah yang berat?”

Demikian pula tatkala kami lalu dihadapan beliau ini, tiada beliau bergeming, duduk diam terpekur tak terpengaruh dengan orang lalu. Sedih jua memandangi, uban beliau telah banyak, sebaiknya dalam usia beliau ini beliau berada dalam keadaan senang dan bahagia menikmati hidup. Semoga saja Allah Ta’ala melimpahkan kelapangan dan rahmat kepada beliau.

 

Reflective

This gentlement we met when we and our friends walking in the city (Bukit Tinggi). He sat on the edge of the road, alone. Like thingking about something, just sat there..

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s